Kamis, 10 September 2015

Telaah kurikulim indonesia

Kurikulum di indonesia




A. Kurikulum Indonesia.

Kurikulum sebagai suatu rancangan dalam pendidikan memiliki posisi yang strategis, karena seluruh kegiatan pendidikan bermuara pada kurikulum. Begitu pentingnya kurikulum sebagaimana sentra kegiatan pendidikan, maka di dalam penyusunannya memerlukan landasan atau fondasi yang kuat, melalui pemikiran dan penelitian secara mendalam. Pada dasarnya kurikulum merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa komponen. Komponen-komponen kurikulum suatu lembaga pendidikan dapat diidentifikasi dengan cara mengkaji buku kurikulum lembaga pendidikan itu. Dari buku kurikulum tersebut kita dapat mengetahui fungsi suatu komponen kurikulum terhadap komponen-komponen kurikulum yang lain.
Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan serta peserta didik..
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa, pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan, dan kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik.
Seiring dengan perubahan zaman, banyak terjadi perkembangan di masyarakat termasuk didalamnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, , dan adanya  perubahan kebijakan-kebijakan sosial dan politik yang berimbas juga pada terjadinya perubahan kurikulum dalam pembelajaran. Pembaharuan kurikulum biasanya dimulai dari perubahan konsepsional yang fundamental yang diikuti oleh perubahan struktural. Pembaharuan dikatakan bersifat sebagian bila hanya terjadi pada komponen tertentu saja misalnya pada tujuan saja, isi saja, metode saja, atau sistem penilaiannya saja. Pembaharuan kurikulum bersifat menyeluruh bila mencakup perubahan semua komponen kurikulum.
Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami beberapa perubahan sejak memperoleh kemerdekaan hingga sekarang. Perubahan tersebut merupakan konsekuensi logis dari terjadinya perubahan sistem politik, sosial budaya, ekonomi, dan iptek dalam masyarakat berbangsa dan bernegara. Sebab, kurikulum sebagai seperangkat rencana pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat.


                 
Sumber :
 Indasari, Mifta. 2013. Perkembangan Kurikulum di Indonesia 
Radicks. 2012. Karakteristik , Kelebihan Dan Kekurangan Kurikulum Dari Tahun 1968 Sampai Tahun 2006.

http://gemaazzahra.blogspot.co.id/2014/10/evaluasi-kurikulum-kurikulumsebagai.html ( diakses pada 11 september 2015. pukul 09.17 wita )

ket : tugas / pertemuan  II

Perkembangan peserta didik

PENGEMBANGAN PESERTA DIDIK


Perkembangan mengacu pada bagaimana seorang tumbuh, beradaptasi, dan berubah disepanjang perjalanan hidupnya. Orang tumbuh, beradaptasi, dan berubah melalui perkembangan fisik, perkembangan kepribadian, perkembangan sosioemosional (sosial dan emosi), perkembangan kognitif (berpikir), dan perkembangan manusia menurut teori Piaget (kognitif dan moral) serta teori perkembangan kognitif menurut Lev Vygotsky. Setidaknya ada lima faktor yang dapat memengaruhi kinerja peserta didik kita, yaitu lingkungan keluarga, atmosfer persekawanan, sumber daya sekolah, kecerdasan yang berasal dari dalam diri sendiri, dan aksesibilitas pencapaian informasi.   

Peserta didik adalah makhluk yang berada dalam proses perkembangan dan pertumbuhan menurut fitrahnya masing-masing, mereka memerlukan bimbingan dan pengarahan yang konsisten menuju kearah titik optimal kemampuan fitrahnya

                                           (gambar: rido amriadi)

Sumber :
                Mata kulyah pengembangan peserta didik (Drs. Jajang Suryana)             
                http://rizkypena.blogspot.co.id/ ( diakses pada 11 september 2015, pukul 8.26 pm)

    ket   :  Tugas /Pertemuan I,  Perkembangan peserta didik

Rabu, 24 Desember 2014

INSTALASI ART

INSTALASI ART

Seni instalasi (installation = pemasangan) adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini.
 Seni instalasi dalam konteks visual merupakan perupaan yang menyajikan visual tiga dimensional yang memperhitungkan elemen-elemen ruang, waktu, suara, pooja.
Perkembangan kesenian dengan berbagai ragam bentuk kreasinya, memang selalu tak berimbang dengan tingkat apresiasi masyarakatnya. Terlebih lagi dalam perkembangan kesenian di luar seni-seni tradisional, yang memang telah menjadi bentuk baku dan telah lama.
Paling tidak, dalam masyarakat indonesia kebanyakan, apa yang disebut dengan seni modern, atau yang kini banyak diistilahkan dengan seni kontemporer, tetaplah merupakan sesuatu yang asing. Alih-alih menyebutnya sebagai karya seni yang menerbitkan rasa keindahan, tak jarang karya seni itu justru mendatangkan rasa bingung. Pada bagian mana indahnya?
Banyak pendekatan yang tersedia untuk melihat persoalan jarak antara apresiasi masyarakat dan perkembangan karya seni. Dari mulai sosiologi seni, antropologi budaya, sejarah seni, teori kesenian hingga kaitannya dengan politik kebudayaan negara. Persoalan apresiasi seni masyarakat adalah persoalan yang menjadi "lingkaran setan" dalam perkembangan kesenian di indonesia. Persoalan yang akhirnya turut mempengaruhi makna keberadaan karya seni dan para seniman di tengah masyarakatnya.
Seni instalasi
Demikian pula dengan seni instalasi. Seperti juga happening art atau performance art, instalasi adalah sebuah bentuk karya seni yang lebih banyak membuat masyarakat kebanyakan merasa bingung ketimbang mampu menikmatinya, lebih lagi mengapresiasi dan mendapatkan suatu makna di dalamnya.
Seni instalasi kerap dipahami tak lebih dari sekadar pemandangan benda-benda yang dipajang dengan cara yang ganjil. Dari mulai ranjang bayi yang diberi rantai, mesin jahit yang berputar dengan jarum yang patah, hingga botol-botol kecil yang berisikan cairan dan ditulisi "sperma" serta di baringkan di atas tanah yang penuh dengan pecahan kaca.
Mungkin dengan cepat kita berpikir, kalau hanya bikin kayak begitu semua orang juga bisa! Dengan kata lain, kita akan lebih mudah menikmati keindahan sebuah patung dan relief, atau pesan semangat dari sebuah monumen ketimbang berhadapan dengan sebuah karya instalasi yang hanya membuat kening berkerut. Jangankan melihat bentuknya sebagai sebuah karya seni, mendengar namanya pun orang lebih banyak menghubungkannya dengan pln!
Seperti artian harfiahnya (asal kata installation = pemasangan), seni instalasi memang merupakan seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang diangkap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik.
Seni instalasi dalam konteks fenomena perkembangan kesenian, merujuk pada perkembangan seni rupa kontemporer yang tumbuh di negara-negara barat sejak sekira periode 1970-an, meski gejala itu telah muncul pada pertengahan tahun 1960-an. Seni instalasi dalam sejumlah hal senantiasa dihubungkan dengan perkembangan filsafat dan teori pemikiran post-modern. Sebuah teori pemikiran yang merupakan perlawanan atau sikap kritis terhadap modernisme yang dianggap terlalu memuja ilmu pengetahuan dan sains, universalisme, serta mengabaikan lokalitas dan kemajemukan.
Modernisme yang memitoskan rasio dianggap telah menjurumuskan umat manusia pada dua perang dunia yang menyesangsarakan.
Post-modern sebagai filsafat pemikiran akhirnya banyak mempengaruhi berbagai perkembangan kebudayaan, termasuk seni rupa. Dengan formalisme yang menjadi puncaknya --yang melulu hanya memikirkan pencarian bentuk-bentuk keindahan seperti pada gaya lukisan abstrak-- sehingga seni dipahami sebagai sesuatu yang otonom dan universal, lepas dari hubungannya dengan agama, tradisi, dan sosial-politik; modernisme dianggap telah menjauhkan seni dengan konteks realitas masyarakatnya.
Di lain pihak, modernisme telah menyebabkan seni menjadi terkotak-kotak, seperti seni lukis, seni patung, seni grafis. Dan inilah yang lalu ditolak oleh seni-seni post-modern. Pencarian bentuk yang indah dan identifikasi-identifikasi seni tidak lagi menjadi perhatian. Bagi seni-seni post-modern, soalnya sekarang adalah bagaimana merepresentasikan seluruh gagasan dan mengkomunikasikannya pada publik.
Maka, seni-seni post-modern pun melabrak seluruh konvensi-konvensi seni modern. Dalam seni rupa, melukis bukan harus selalu di atas kanvas, melainkan juga bisa di atas aspal, bahkan kenyataan itu sendiri adalah kanvas yang bisa dilukisi. Demikian dengan seni patung yang melulu harus menggunakan bahan tanah liat, tapi juga tubuh si seniman itu sendiri. Dengan kata lain, seni post-modern telah melenyapkan batas antara seni lukis, keramik, patung, grafis, bahkan batasan antara seni rupa, musik, sastra, tari, dan teater, seni bagi mereka telah menjadi keseluruhan yang sifatnya total.
Perkembangan di Indonesia
banyak pendapat yang menyebut bahwa seni instalasi adalah bagian yang tak terpisahkan dari seni post-modern. Gejala kemunculan seni instalasi mulai dikenal di indonesia paling tidak sejak munculnya apa yang disebut dengan gerakan seni rupa baru pada tahun 1975-1979, yang bertujuan meruntuhkan definisi seni rupa yang terkungkung oleh seni patung, lukis dan seni grafis, serta anti elitisme, seperti tampak karya-karya mereka, termasuk dalam bentuk seni instalasi.
Perdebatan para seniman tentang seni post-modern dan seni instalasi mulai muncul pada tahun 1993-1994. Diawali dari perdebatan tentang apakah seni instalasi identik dengan seni rupa post-modern atau bukan, keberadaan seni instalasi lebih jauh kemudian dipertanyakan. Namun lepas dari itu maraknya seni instalasi dalam praktik-praktik kesenian di berbagai kota, menjadi soal tersendiri dalam hubungannya dengan apresiasi masyarakat. Terlebih tak jarang karya-karya itu dipamerkan di ruang-ruang publik.
Apakah seni instalasi itu sebenarnya? Apakah setiap orang bisa membuat seni instalasi?
Kedua pertanyaan itu memerlukan penjelasan yang lebih panjang. Namun yang jelas, seni instalasi tidaklah cukup hanya sekadar dilihat dari pajangan bentuknya. Sebab, ia menyimpan wacana pemaknaan, hubungannya dengan suatu konteks, termasuk dengan konteks biografi si seniman itu sendiri.
Secara bentuk, setiap orang mungkin bisa membuatnya, tapi belum tentu ketika dilakukan pembacaan pada wacana pemaknaan, konteks dan hubungan benda-benda itu dengan biografi dirinya. "seni instalasi tidak bisa kita cari dalam budaya dan seni tradisional masyarakat indonesia, karena ia berasal dari paradigma dan teks budaya yang berbeda, yakni masyarakat post-kolonial di barat ," ujar kritikus Seni Aminudin TH.Siregar.


Sumber  : http://indahsima.blogspot.com/2012/06/seni-instalasi.html ( Diakses pada 24 Desember 2014 Pukul 21.29 wita )
Fhoto : Rido Amriadi

Sabtu, 20 Desember 2014

HAND PAINTING ART

Seni Melukis Tangan ( Hand Painting )


Hand painting adalah seni melukis tangan dengan berbagai objek yang di gambar seperti hewan, manusia bahkan tumbuhan, hand painting mungin agak mirip dengan body Painting namun di hand painting menceritakan atau biasanya melukiskan satu objek saja seperti burung, kuda dan lainnya.
Hand painting mungkin lebih kita kenal pada saat ini menjadi seni yang baru karna jarang kita lihat hand painting menjadi suatu kesenian yang besar di masyarakat. Hand painting terkadang memiliki fungsi yang berbeda dari seni  lainya, seperti untuk menghibur.



Membuat karya hand painting mungkin  sangatlah sederhana, memerlukukan cat seperti akrilik, dan sentuhan imajinasi dan karya-karya gambar yang menarik sehingga lucu dan menarik di lihat. Hand painting biasa kita lihat sebagai seni yang di tunjukkan, atau seperti bercerita dengan tokoh atau gambar yang sudah di buat, sehingga hand painting memang akan sangat menarik bila di nikmati dalam bentuk cerita.



by : Rido Amriadi



Kamis, 23 Oktober 2014

Olahan adobe photoshop cs3

adobe Photoshop cs 3


Judul  :  SISI LAIN YANG BERBEDA DARI BALI
Bahan Olah  : PHOTOSHOP CS3
KONSEP:
            Pada olahan gambar di atas,  maksudnya adalah bagimana  suasana di bali tepatnya di kota Singaraja. Singaraja merupakan salah satu kota yang ada di kawasan Bali Utara, di olahan gambar di atas  terdapat suasana atau seperti iklim yang berbeda jauh, dimana pemandangan dan air terjun mencerminkan luar kota lain dari singaraja seperti bedugul. Di sana memiliki danau dan kehidupan hutan yang sejuk. Lain halnya dengan di singaraja yang sering di keluhkan memiliki suasana yang panas. Sehingga saya lambangkan dengan suasana berpasir serta gurunnya.

Membuat: poto di atas di kelola degn menggunakan photoshop cs 3, cara mengolahnya yaitu
1. menyediakan beberapa  poto yang sesuai, seperti pencahayaan dan mungkin properti yang mendukung.
2. kemudian buka gambar yang akan di kelola dan jadi gambar utamanya, kemudian ctrl+j dan klik gambar  mata yang ada di layar (merah) dan hapus begroud pada gambar untuk menambahkan backgroud lainya.

3. setelah itu masukkan poto yang akan di jadikan backgroun, seret ke gambar yang akan di kelola dan atur sesuai yang di iinginkan.

4. untuk mengatur besar kecilnya saat di kelola, tekan ctrl+T dan atur sesuai yang diinginkan, dan bila gambarnya berada di depan background tekan ctrl + [ untuk kebelakang dan ctrl+] untuk kedepan background.

5. untuk menambahkan backgroun lagi buka poto baru dan seret lagi ke poto yang akan di edit, perhatikan (lingkaran merah) yang ada di layer, ingat klik layer  mana yang akan di edit dan atur sesuai yang di inginkan.

6. kelola gambar dengan memahami beberapa tool
                                     1. untuk mengambil sampel gambar lain
                                     2.untuk menghapus gambar
                                     3.untuk menarik gambar
                                     4. memperterang gambar
                                     5.mempergelap gambar
                                     6. membersih gambar
                                     7. zoom layer

7.tahap terakhir, mengatur gambar, sesuaikan dengan layer utama atau backgrounnya supaya tampak satu tidak terlalu kontras dengan  backgroun atau gambar lainnya.



8.itulah tutorial singkat mengelola potoshop , selamat mencoba :)




Image by:
Rido amriadi

gambar lain olahan photsop CS3

judul: Singaraja tsunami


judul :Bencana menuju singaraja




image by:
rido amriadi
http://statik.tempo.co/data/2013/03/20/id_173233/173233_620.jpg
http://www.medanmagazine.com/wp-content/uploads/2012/08/Cuaca-buruk-medan.jpg
http://siliconangle.com/files/2013/04/Big-Data-tsunami.jpg
http://ristaaabelokh.files.wordpress.com/2011/06/tugu-singa-ambara-raja.jpg





Minggu, 21 September 2014

TOPLES HIAS / TOPLES ANDROID


Judul : Toples Android

desain:

Alat dan Bahan:  Kertas Koran, Lem pox, baskom, dan gunting.

      Toples ini terinpirasi dari icon andoid yang pada saat ini lagi ngetren atau kata lai populerx, selain nanti bisa menjadi hiasan atau pajangan di meja tamu namun bentuk android ini terdapat toples di dalamnya, berharap tamu bisa kagum dengan keunikan atau yang  baru ini

Cara pembuatan:
        Pertama sediakan dulu kertas Koran atau kertas bekas lainnya, kemudian di gunting atau di potong kecil-kecil kemudian di masukkan ke dalam baskom,ember atau wadah yang agak besar. Kemudian rendam atau tambahkan air hingga korannya basah dan mudah di hancurkan lagi, remas atau hancurkan menjadi potongan-potongan kecil.
Kemudian  saat kertas Koran sudah lumayan halus/hancur peras dan taruh di wadah lain seperti ember atau lainnya, campur dengan lem fox dan aduk hingga merata dan agak tampak putih.
Setelah itu sediakan toples yang agak panjang dan kertas yang sudah di campur lem, kemudian bentuk kertas yang sudah dicampur lem menjadi bentuk icon android dan ingat di dalamnya memiliki ruang, atau toples tersebut di dirikan dan dilapisi kertas Koran yang dicampur lem hingga membentuk android.
Saat sudah berbentuk tunggu hingga kering atau jemur dan permukaan di haluskan, supaya apabila mau di cat tidak terlalu tampak tekstur korannya.
            KEUNGGULAN ATAU KEUNIKAN ADALAH
Saat sudah jadi atau kering tidak terllu berat saat di pindah-pindah, dan  bila tidak di warnai akan tampak keunika teksturnya.

hasil:
by: rido amriadi